Bila kita mengenal 1+1=2, maka dalam sinergi, 1+1=3 atau 10 atau bahkan 100 atau mungkin jauh lebih besar lagi. Artinya sinergi akan membuat hasil kerja sama melebihi jumlah dari hasil yang dicapai sndiri-sendiri. Keseluruhannya lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya.
Sinergi adalah proses yang memungkinkan munculnya alternatif lain yang lebih baik.
Menghargai perbedaan adalah dasar dari sinergi
Sinergi adalah suatu proses yang tidak berlangsung dengan sendirinya (otomatis). Sinergi akan terwujud melalui penciptaan suasana atau situasi yang mendukung terjadinya sinergi. Kunci penghargaan terhadap perbedaan adalah adanya kesadaran bahwa setiap orang mempunyai cara pandang berbeda, baik tentang diri, orang lain atau kehidupan pada umumnya. Manusia pada hakekatnya adalah makluk yang unik, berbeda satu dengan yang lainnya dalam banyak hal, sehingga berpeluang saling melengkapi.
Kita belajar secara berbeda. Dalam keluarga dan lingkungan kita, kita amati bahwa kakak, adik, maupun teman kita berpikir, belajar, bekerja dengan cara tidak sebagaimana yang kita lakukan. Kita suka belajar matematika, tetapi teman kita lebih suka belajar bahasa. Kita suka main catur, tapi teman kita lebih suka membuat puisi. Hal ini tidak berarti bahwa ‘yang kupilih’ lebih baik dari pada ‘yang ia pilih’. Yang terjadi hanyalah perbedaan pilihan. Sekarang tergantung pada sikap kita terhadap adanya perbedaan tersebut. Perbedaan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh sesuatu yang baru, yang lebih baik dan memperkaya diri.
Bekerja didalam tim dan sinergi.
Tim yang baik adalah tim yang dapat mengelola berbagai tipe orang yang berbeda-beda untuk menambil perannya sendiri-sendiri dalam rangka tujuan bersama. Sekurang-kurangnya ada 5 tipe orang:
Tipe pekerja keras (plodder). Orang bertipe ini akan bekerja sampai pekerjaan selesai (tuntas).
Tipe pendukung (follower). Orang bertipe ini dapat sangat membantu terwujudnya gagasan-gagasan yang dimunculkan oleh pimpinan kelompok.
Tipe pembaharu (innovator). Orang bertipe ini sangat kreatif dalam memunculkan gagasan-gagasan yang segar.
Tipe penyeimbang (harmonizer). Oang bertipe ini sangat baik dalam memelihara kesatuan kelompok dan mendorong terjadinya kerja sama.
Tipe “sok” (show off). Orang bertipe ini sering muncul dengan bumbu-bumbu atau petuah-petuah yang menyegarkan dalam kerja kelompok. Hal ini penting untuk menjaga semangat kerja kelompok dan mencegah kebuntuan dalam keja sama.
Mengelola kelima macam tipe orang tersebut dapat diibaratkan sebagai sebuah ansambel musik. Alat-alat musik, secara individual dengan partitur masing-masing memunculkan nada-nada yang berbeda, khas, saling bergantian sela-menyela, namun pada akhirnya yang terdengar adalah sebuah keuuhan yang harmoni berupa lagu. Inilah sinergi.
i. Temukan masalah. Kita dapat mengidentifikasi sebanyak mungkin gagasan, alternative atau kesempatan2 yang muncul berkaitan dengan suatu masalah.
ii. Dengarkan gagasan orang lain. Kita diajak untuk menggunakan kemampuan kita dalam mendengarkan dengan empatik ( kebiasaan 5) dalam rangka memahami orang lain.
iii. Ungkapkan gagasanmu. Kita mengngkapkan gagasan yangkita yakini benar dnegan mempertimbangkan semua factor dan persepsi yang kita ketahui, yang akan menguntungkan setiap orang.
iv. Curah pendapat. Setiap anggota kelompok menggunakan seluruh imajinasi dan kreasi untuk mengkombinasikan gagasan yang muncul, sehingga memungkinkan terciptanya gagasan baru yang lebi besar.
v. Jalan terbaik. Dengan adanya keberanian kita untuk mendengarkan, bersikap terbuka dalam mengekspresikan gagasan, perasaan dan pengalaman; akan timbul dorongan bagi orang lainuntuk meakukan hal serupa kepada kita. Jika terjadi perbedaan persepsi, dengan suasana yang sudah terbangun tersebut, hamper selalu ada alternatifpenyelesaian yang merupakan jalan terbaik bagi pihak-pihak yang berkepentingan
| Mencapai sinergi Langkah-langkah
|

Loading...



0 komentar:
Posting Komentar