18 Jan 2008

KEBIASAAN KE DUA “MULAILAH DENGAN AKHIR DALAM PIKIRAN”

Mulai dengan akhir dalam pikiran berarti membentuk gambaran yang jelas tentang tujuan hidup kita, menentukan apa nilai-nilai hidup kita dan menentukan sasaran-sasaran yang ingin kita capai. Berarti berpikir tentang hari esok dan menentukan arah hidup agar setiap langkah yang kita ambil senantiasa berada pada rel atau jalur yang benar.

Bagaimana cara Mulai dengan akhir dalam pikiran? Cara terbaik adalah dengan menuliskan RUMUSAN MISI PRIBADI. Itu adalah sejenis motto atau semboyan pribadi yang secara padat melukiskan seperti apa kehidupan kita. Itu adalah cetak biru (blue print) kehidupan kita. Apa manfaat rumusan pribadi bagi kita? Setidaknya ada dua. Pertama menolong kita menyadari apa yang sungguh-sungguh penting atau bernilai bagi kita sehingga kita bisa membuat pilihan-keputusan sejalan dengan nilai-nilai itu. Kedua misi pribadi ibarat pohon dengan akar-akar kuat yang sebenarnya stabil (tidak akan bergeser tempat), namun tetap hidup dan terus-menerus tumbuh. Begitu pula rumusan pribadi membuat kita tidak tergoyahkan oleh perubahan yang berlangsung di sekeliling kita. Dalam membuat rumusam misi pribadi: jangan terlampau memikirkan kesempurnaan karena membuat kita takut memulai, mulailah dengan ide-ide sederhana tapi mendasar yang nanti dapat disempurnakan; jangan berpikir membuat rumusan seperti milik orang lain, rumusn kita harus unik. Rumusan pribadi dapat berupa puisi, lirik lagu, kutipan, gambar, dan sebagainya. Jadi tunggu apa lagi??

RUMUSAN PRIBADI:

R eligion

E ducation

S ucceding

P roduktive

E ercise

C aring

T uthful




G embira

O ptimis

D inamis

SesuSESUdah memiliki rumusan misi pribadi, kita dapat menetapkan atau merumuskan tujuan-tujuan hidup. Tujuan-tujuan hidup bersifat lebih spesifik, sempit atau khusus dibandingkan rumusan misi pribadi. Dengan kata lain tujuan-tujuan hidup merupakan perincian rumusan misi pribadi kedalam sasaran-sasaran yang lebih konkret.

Ada 5 kunci dalam merumuskan tujuan hidup.

1. pertimbangkanlah masak-masak “ongkos” apa yang harus kita bayar dan manfaat-keuntungan apa yang akan kita petik. Dengan kata lain tujuan hidup haruslah realistis.

2. Tuangkanlah tujuan hidup itu dalam rumusan tertulis. Ada pepatah A goal not written is only a wish (“tujuan yang tidak ditulis hanyalah harapan”). Selain itu dengan dituliskan tujuan itu akan menjadi semakin spesifil, jelas, konkret.

3. Sesudah berhasil kita rumuskan, wujudkanlah atau laksanakanlah tujuan hidup tersebut. Bila ada komitmen atau niat dan tekad, pasti ada jalan.

4. Manfaatkanlah momentum untuk merumuskan tujuan. Momentum terkadang dalam peristiwa kehidupan tertentu, seperti tamat sekolah, pindah rumah, dan sebagainya; atau awal dan akhir proses atau aktivitas tertentu.

5. rope up. Artinya, buatlah diri kita erikat dengan tujuan itu untuk mewujudkannya. Caranya bisa bekerja sama dengan teman yang memiliki tjuan hidup yang sama atau mengungkapkan tujuan hidup itu kepada seseorang yang kita harapkan dapat mengingatkan, memberi semangat atau memberi bantuan bagi usaha kita mewujudkan tujuan itu. So…. Try it!!

0 komentar:

DEDE's Template by : dede projeck